KPUD TULANG BAWANG

KPU TUBA GELAR BIMTEK DANA KAMPANYE

MENGGALA.NEWS.  Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tulang Bawang hari rabu (19/10) menggelar rapat Bimbingan Teknis tentang Pelaporan dan Audit Dana Kampanye pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Kabupten Tulang Bawang. Kegiatan ini dilakukan di Aula Media Center KPU Kabupatenn Tulang Bawang.

Menurut ketua KPU Kabupaten Tulang Bawang Tujuan diadakan Bimbingan Teknis Pelaporan dan Audit Dana Kampanye pada Pilkada Kabupaten Tulang Bawang tahun 2017 ini, untuk menginformasikan kepada seluruh peserta pemilukada mengenai pelaporan dan audit dana kampanye, memberikan pedoman teknis tentang penyampaian laporan dana kampanye, menginformasikan ancaman sanksi dalam penyampaian laporan dan audit dana kampanye Peserta pilkada serentak tahun 2017. Selain itu, Reka Punnata mengatakan bahwa dalam kegiatan Bimtek tersebut dibahas mengenai tata cara pelaporan dan audit dana yang akan digunakan pasangan bakal calon saat masa kampanye “Jadi mengenai pedoman PKPU nomor 8 dan PKPU nomor 13. Kemudian mengenai besaran dana kampanye dan sumbangan, baik dari badan hukum perorangan. Kemudian penyumbang harus memenuhi ketentuan-ketentuan seperti bebas penunggakan pajak, harus ada NPWP batas maksimalnya, sesudah itu kalau memang ada kelebihan nggak bisa digunakan diberikan ke kas negara,” ucapnya sesudah kegiatan Bimtek. Reka juga menambahkan bahwa pada kegiatan tersebut juga membahas mengenai pembukaan rekening yang akan digunakan pasangan bakal calon saat masa kampanye “Itu dilakukan paling lambat satu hari sebelum masa kampanye. Dan kami sudah memberikan surat pengantar kepada paslon untuk membuka rekening, pada prinsipnya kami membantu supaya pasangan calon tidak terkendala,” tambahnya.

Ditanya mengenai besaran dana kampanye, pihaknya belum memutuskan karena masih akan dibahas dengan LO ketiga paslon pada tanggal 21 oktober mendatang “Jadi tadi Cuma cara teknisnya saja, bagaimana membuka dan membuat laporan nantinya. Jadi paslon harus membuat laporan se-transparansi mungkin, secara akuntabel dan bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya, kemudian harus dilihat mana yang akan digunakan untuk kampanye dan untuk yang saksi harus dibedakan. Dan mereka juga harus menyiapkan bendahara dan petugas yang ada dibagian pencatatan dan pelaporan, jadi setiap transaksi yang dilakukan oleh pasangan calon harus diumumkan,” jelasnya.
Selain Ketua dan Komisioner KPU Tulangbawang, LO pasangan bakal calon, pada kegiatan bimtek tersebut juga hadir sebagai pemateri Agus juhron dari Ikatan Akuntan Indonesia wilayah Lampung dan Komisioner KPU Provinsi Lampung, Muhammad Tio Aliansyah. (nr.15.yus)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*